Smart watch bisa di hack!!!

WASHINGTON -
Orang yang memakai JamPintar dan terhubung dengan gadget kebugaran dapat membuka pintu untuk hacker yang bisa mendapatkan akses ke data mereka dengan memata-matai mereka kapapun yang mereka ketik, peneliti AS mengatakan.

Dalam sebuah studi yang dirilis minggu ini, peneliti dari University of Illinois mengatakan mereka bisa menggunakan sensor gerak smartwatch untuk menentukan apa yang di tulis pada keyboard.

Para peneliti menciptakan aplikasi untuk melacak gerakan menit dari penekanan tombol sebagai jenis pemakainya. Data itu dimasukkan ke dalam program "deteksi keystroke" untuk menganalisis waktu setiap gerakan dan perpindahan waktu.

Sebagai contoh, pergelangan tangan kiri bergerak lebih jauh untuk mengetik huruf T dari surat F. Dengan menganalisis gerakan-gerakan ini, para peneliti sering dapat menentukan kata-kata yang diketik.

"Data Sensor dari perangkat dpt dipakai jelas akan menjadi pedang bermata dua," kata Roy Choudhury Romit, seorang profesor teknik listrik dan komputer di Illinois.

Para peneliti mengatakan aplikasi disamarkan diinstal pada smartwatch yang bisa diaktifkan hacker untuk mengumpulkan data diketik ke email, permintaan pencarian atau dokumen rahasia.

Sebuah arloji Samsung digunakan untuk proyek tersebut, namun para peneliti mengatakan bahwa perangkat dpt dipakai yang menggunakan sensor gerak, seperti Apple Watch atau Fitbit, bisa rentan juga.

Penelitian "menunjukkan bahwa data sensor dari smartwatches dapat membocorkan informasi tentang apa pengguna ketika mengeti pada perangkat biasa (laptop atau desktop) keyboard," menurut makalah penelitian yang disajikan minggu ini di MobiCom 2015, sebuah konferensi internasional di Paris pada komputasi mobile.

"Dengan memproses akselerometer dan giroskop sinyal, pelacakan pergelangan tangan mikro-gerakan, dan menggabungkan mereka dengan struktur kata-kata bahasa Inggris yang valid, tebakan wajar dapat dibuat tentang kata-kata yang diketik."

Para peneliti mengatakan ada batas untuk berapa banyak yang dapat dipetik menggunakan metode ini, namun mencatat ada "bukti awal bahwa medan magnet pada keyboard cukup menceritakan posisi pergelangan tangan," yang dapat memungkinkan analisis yang lebih rinci dari penekanan tombol.
Share on Google Plus

About Xonjono

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 comments :

Post a Comment